Vignette (Short Film) Competition

Vignette (Short Film) Competition

Sebagai bagian dari Broadcast Legacy Programme, IGBS mencari storyteller berbakat dalam sebuah kompetisi untuk membuat video pendek promosi yang dinamis dan original menggunakan tema tertentu (penjelasan detail ada dibawah) untuk ikut menyukseskan penyelenggaraan Asian Games ke 18 Jakarta Palembang 2018. Ini akan menjadi Kesempatan unik untuk melihat karya para mahasiswa digunakan di seluruh dunia dalam rangka mempromosikan salah satu perhelatan olahraga terbesar ini.

“Ini adalah kesempatan bagi siswa yang ingin berbagi visi kreatif mereka melalui film dan mendapatkan pengetahuan dari pakar internasional,” jelas Mike Wilmot, Project Director IGBS. “Setiap orang memiliki kesempatan untuk memenangkan kompetisi ini karena saat ini video dapat dibuat dengan menggunakan smart phone dan laptop.”

Kompetisi in akan berjalan dalam empat tahap hingga Mei 2018. Video yang berhasil memenangkan kompetisi ini akan dikirim ke seluruh broadcaster Asian Games ke-18 Jakarta Palembang 2018. Akan ada penyelenggaraan Malam Puncak, pemutaran perdana video-video yang berhasil memenangkan kompetisi ini. Dari 24 pemenang tersebut, beberapa siswa akan dipilih untuk pergi ke London. Perjalanan gratis (all-expense paid) untuk menjelajahi kota London, mengikuti kursus pembuatan film pendek selama dua hari di National Film and Television School (NFTS) dan juga mengunjungi studio IMG.

Produser Senior IGBS, David White, akan menjadi mentor untuk mendampingi juga memberikan saran dan menilai hasil karya para peserta.

Tema

Mahasiswa harus bisa kreatif dan imajinatif untuk memvisualisasikan alur cerita dalam video 30 detik sesuai dengan interpretasi mereka dengan tema di bawah ini:

  1. Unity in Diversity

Apa yang membuat Indonesia menjadi Zamrud Khatulistiwa? Tunjukkan keindahan dan keragaman Indonesia dengan menampilkan pemandangan, kepulauan, satwa liar, makanan khas, laut, sejarah, tradisi, musik dan kekayaan hutan tropis yang ada di negeri ini. Dengan menggunakan materi arsip yang sudah tersedia dan materi shooting sesuai dengan tema ini, mahasiswa akan diminta membuat video promosi 30 detik untuk pemirsa internasional.

  1. Energy of Asia

Berkonsentrasi hanya pada dua kota tuan rumah, Jakarta dan Palembang, video promosi dengan tema ini harus menjelaskan mengapa kedua kota, Jakarta & Palembang, menjadi begitu spesial. Visualisasi ide ini bisa ditunjukan dengan pemandangan taman kota, tempat tertentu, makanan khas atau orang-orangnya yang menjelaskan mengapa perhelatan ini sangat spesial bagi masyarakat setempat. Dengan menggunakan cuplikan materi shooting sesuai dengan tema ini, mahasiswa juga akan mendapatkan akses ke beberapa materi arsip yang sudah tersedia.

  1. The World in Watching

Asian Games ke-18 Jakarta 2018 Palembang akan menjadi salah satu acara multi-sport terbesar yang akan disaksikan dunia. Ini mencakup 40 cabang olahraga, 67 sub cabang olahraga, 462 pertandingan dan 45 negara. Apa yang akan menjadi warisan dari perhelatan ini dalam hal pembangunan infrastruktur dan pengembangan keterampilan? Sebagai contoh, mahasiswa akan membandingkan Asian Games ke-4 Jakarta 1962 dengan Asian Games ke-18 Jakarta Palembang 2018 dan menyoroti warisan yang ditinggalkan perhelatan ini sebelumnya untuk generasi mendatang. Akan disediakan materi arsip untuk Asian Games ke-4 tahun 1962.

  1. Preparing for Triumph

Asian Games ke 18 Jakarta Palembang 2018 memiliki 261 juta orang Indonesia yang sedang bersiap untuk meraih kemenangan. Olahraga menjadi bahasa universal yang mampu menyatukan berbagai pihak dan menjadi salah satu perayaan umat manusia. Mahasiswa akan menceritakan persiapan dalam meraih kemenangan dari sudut pandang berbagai pihak yang terlibat dalam perhelatan ini seperti atlet yang bertanding, officials, relawan dan kalangan pemuda yang mampu memberikan inspirasi dalam kaitanya dengan penyelenggaraan event ini.

Pendaftaran

Pendaftaran secara online sudah ditutup. Sebelumnya mahasiswa diminta untuk mengirimkan satu gagasan video per tema (empat gagasan secara total), dengan maksimum 500 kata dalam bahasa inggris untuk setiap gagasan beserta garis dasar proses produksi.